A. SENYAWA AROMATIK
Senyawa benzena dan sejumlah turunannya digolongkan dalam senyawa aromatik, Penggolongan ini dahulu semata-mata dilandasi oleh aroma yang dimiliki sebagian dari senyawa-senyawa tersebut. Perkembangan kimia pada tahap berikutnya menyadarkan para kimiawan bahwa klasifikasi senyawa kimia haruslah berdasarkan struktur dan kereaktifannya, dan bukan atas dasar sifat fisikanya. Saat ini istilah aromatik masih dipertahankan, tetapi mengacu pada fakta bahwa semua senyawa aromatik derajat ketidakjenuhannya tinggi dan stabil bila berhadapan dengan pereaksi yang menyerang ikatan pi (π).
B. SIFAT KIMIA DAN SIFAT FISIKA BENZEN
1.
Sifat Fisik
a. Benzena merupakan senyawa yang tidak berwarna.
b. Benzena berwujud cair pada suhu ruang (270C).
c. Titik didih benzena : 80,10C, Titik leleh benzena : -5,50C
d. Benzena tidak dapat larut air tetapi larut dalam pelarut nonpolar
e. Benzena merupakan cairan yang mudah terbakar
2.Sifat Kimia
a. Benzena merupakan cairan yang mudah terbakar
b. Benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi daripada adisi
c. Halogenasi
Benzena dapat bereaksi dengan halogen dengan katalis besi(III) klorida membentuk halida benzena dan hydrogen klorida.
d. Sulfonasi
Benzena bereaksi dengan asam sulfat membentuk asam benzenasulfonat, dan air.
e. Nitrasi
Benzena bereaksi dengan asam nitrat menghasilkan nitrobenzena dan air.
f. Alkilasi
Benzena bereaksi dengan alkil halida menmbentuk alkil benzena dan hidrogen klorida.
PERMASALAHAN :
Mengapa semua senyawa aromatik derajat ketidakjenuhannya tinggi dan stabil bila berhadapan dengan pereaksi yang menyerang ikatan pi (π)?
Bila dibandingkan dengan senyawa hidrokarbon lain yang mengandung 6 buah atom karbon, misalnya heksana (C6H14) dan sikloheksana (C6H12),benzena hanya memiliki 6 atom hidrogen saja sehingga mempunyai derajat ketidakjenuhan yang cukup tinggi.Senyawa ini cukup distabilkan oleh delokalisasi elektron-pi.Energi resonansi suatu senyawa aromatik merupakan uluran diperolehnya kestabilan.Adanya delokalisasi elektron akan menstabilkan struktur, maka cincin benzena lebih stabil (energi rendah) .Oleh karena itu,ketika adanya penyerangan maka ia tidak akan terganggu karena adanya kestabilan.
BalasHapussaya sependapat dengan elvi, bahwa bila dibandingkan dgn hidrokarbon lain dgn atom C yg sama, benzena dgn rumus molekul C6H6 memang memiliki ketidakjenuhan tinggi.
BalasHapusbenzena dikatakan stabil karena adanya delokalisasi elektron pi, delokalisasi ini akan terjadi terus menerus sehingga tidak ada kesempatan bagi unsur/ senyawa lain untuk mengadisinya, sehingga cinicin benzena tadi dapat dikatakan stabil
senyawa aromatik bisa stabil bila berhadapan dengan pereaksi yang meyerang ikatan pi dikarenakan adanya kestabilan cincin benzen. Kestabilan ini disebabkan oleh adanya resonansi. resonansi terjadi karena adanya delokalisasi elektron dari ikatan rangkap ke ikatan tunggal. ikatan rangkap dua karbon-karbon dalam benzena terdelokalisasi dan membentuk semacam cincin yang kokoh terhadap serangan kimia, sehingga tidak mudah diganggu. itulah sebabnya senyawa aromatik tetap stabil bila berhadapan dengan pereaksi yang menyerang ikatan pi.
BalasHapus